Pages

Jumat, 10 Agustus 2012

Unsur Kalimat



SUBJEK
  • Disebut juga pokok kalimat.
  • Merupakan unsur inti dari kalimat.
  • Biasanya berupa kata benda atau kata lain yang dibendakan.
  • Untuk mencari subjek dalam kalimat dapat diajukan pertanyaan dengan kata tanya “siapa” dan “apa”.
Contoh :
      Ardi bermain bola.
      Siswa kelas VI sedang menjalani ujian.
      Melukis itu melatih kreatifitas

PREDIKAT
  • Merupakan unsur inti pada kalimat yang berfungsi untuk menerangkan subjek.
  • Biasanya berupa kata kerja atau kata sifat.
  • Untuk mencari predikat dalam kalimat dapat diajukan pertanyaan dengan kata tanya “mengapa” dan “bagaimana”.
Contoh :
      Rini menyanyi dengan merdu.
      Tono  membaca buku.
      Ayah bekerja  di BUMN.      

OBJEK
  • Merupakan keterangan predikat yang erat hubungannya dengan predikat.
  • Biasanya terletak di belakang predikat.
  • Dalam kalimat pasif, objek menduduki fungsi subjek.
  • Terdiri dari dua macam yaitu objek penderita dan objek penyerta

  • Objek penderita adalah kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kolompok kata yang merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subjek.

  • Makna objek penderita :
·         Penderita
Contoh :  Pak Ali membajak sawah

·         Penerima
Contoh :    Ibu menjahit baju adik
           
·         Tempat
Contoh  :  Wisatawan mengunjugi Pulau Bali.

·         Alat
Contoh :    Andi melempar bola ke arah Budi.

·         Hasil
Contoh :    Anak-anak mengerjakan tugas pelajaran Bahasa Indonesia.


  • Objek penyerta adalah objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami sesuatu.

  • Makna objek penyerta :
·         Penderita.
Contoh :    Ibu membelikan adik buku baru.

·         Hasil.
Contoh :  Penjahit itu membuatkan ibu baju kebaya.


KETERANGAN
  • Mempunyai hubungan y ang renggang dengan predikat.
  • Jenis-jenis keterangan :

v  Keterangan tempat
Contoh :  Ayah akan perdi ke Surabaya

v  Keterangan alat
Contoh  :   Ibu memotong sayuran dengan pisau

v  Keterangan waktu
Contoh :    Andi belajar matematika pukul 8 malam

v  Keterangan tujuan
Contoh  :   Bayi harus minum susu supaya sehat

v  Keterangan penyerta
Contoh :    Ibu pergi ke pasar bersama kakak.

v  Keterangan cara
Contoh :    Bacalah buku itu dengan seksama

v  Keterangan similatif
Contoh  :   Pak Doni berbicara di rapat sebagai ketua panita

v  Keterangan sebab
Contoh  :   Toni tidak naik kelas karena malas belajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar